Sistem kelistrikan pada sepeda motor ada 2 yaitu pengapian DC dan pengapian AC, pengapian DC adalaah pengapian dengan bantuan menggunakan ACU/batray sedangkan pengapian AC tidak menggunakan batray.

Ok, sahabat mania para pencinta otomotif kali ini  saya akan menjelaskan bagaimana cara mengecek pengapian sepeda motor.Seperti penjelasan saya diatas pengapian elektrik terbagi menjadi 2 yaitu pengapian menggunakan aki dan pengapian tanpa aki.

Pengapian Menggunakan Aki adalah sistem pengapian yang mengandalkan arus aki sebagai sumber api,secara pabrikan pengapian jenis ini terdiri dari beberapa komponen diantaranya Spull Pengisian-Pulser-Kiprok-CDI-Coil-Busi.

Sistem Pengapian dan Arti warna kabel pada Sepeda Motor

Pengapian Tanpa Aki  adalah sistem pengapian yang yang mengandalkan Spull Pengapian sebagai sumber arus pengapian.komponennya terdiri dari : Spull Pengapian-Kiprok-CDI-Coil-Busi, jadi gaes walaupan sepeda motor kita gak ada batraynya masihh bisa jalan ,ini disebut pengapian (AC).

Bagaimana gan, sudah jelas kan penjelasan diatas.Sekarang bayangkan seandainya motor anda mogok,apa yang harus anda lakukan.Jangan panik Bro,…Langkah pertama yang anda ambil cek bensinnya,jika ternyata full to masih ada,cek api busi,..jika tidak ada api berarti kerusakan motor anda ada pada Sistem Pengapian.
Berikut saya jelaskan langkah2 yang harus anda ambil untuk mengecek komponen pengapian mana yang rusak.

Pada Pengapian AC atau spull sebagai sumber arus ini lho…yang perlu anda cek.
SPULL-CDI-COIL-BUSI.Bagaimana cara mengeceknya,…? Anda baca saja artikel saya sebelumnya tentang ada 3 penyebab mesin sepeda motor kita tidak menyala ,disitu dijelaskan bagaimana cara mengecek komponen pengapian.

Pada Pengapian DC ini lho yang perlu anda cek:

Baterai

Cek arus Baterai, pokoknya batray harus ada arus,biar kecil tidak masalah asalkan pengisian masih bagus lho,..

Spull Pengisian

Cara mengeceknya hampir sama dengan spull pengapian bedanya kalau spull pengisian ada 2 kabel dan spull pengapian cuma 1kabel. kabel spull pengisian biasanya berwarna kuning ambil 2potongan kabel,1tempelkan kemasa tekan kuat2,yang satunya tempelkan tapi mengambang,kemudian kick starter.lihat ada api tidak, jika tdak ada berarti spulnya mati.

Kiprok


Mengapa kiprok perlu kita cek,jangan salah bro,…kiprok juga bagian penting dari pengapian jenis ini,tidak percaya,misal pada motor mio coba cabut cop ke kiprok dan hidupkan,sampai batray soak,…sampai kaki sakit tidak mungkin motor hidup,teslah brooo kalau tidak percaya.haaaa

CDI


Cara mengeceknya,cari kabel kiprok yang masuk ke CDI,tempelkan kemassa,kalau tidak ada api jelas kiproknya rusak,kiprok bagus kalau kabel tadi ada api.

Mengecek CDI jenis DC sama dengan jenis AC,Tinggal cabut kabel yang masuk ke Coil,tempelkan massa kemudian jegleg,lihat ada api CDI bagus,tidak ada api CDI rusak

COIL

Mengecek Coil tinggal cabut kabel Coil tempel massa,jegleg,…ada api Coil bagus.

BUSI

Lepas busi masukkan ke cop busi tempel kemassa,Kick Starter,ada api busi bagus

Arti Warna Kabel Pada Kendaraan Bermotor

Warna kabel pada kendaraan bermotor merupakan pembeda antar arus dan tujuan arus seingga tiap warna mempunyai arti yang berbeda-beda. Seperti kabel pengapian spul, kabel spul lampu, kabel massa, kabel accu,dll. Dan tiap pabrikan juga berbeda-beda artinya. Berikut saya jelaskan arti warna kabel pada kendaraan bermotor :

KAWASAKI
Hitam-Kuning : (-) Masa
Putih-Merah : (+) Aki
Merah-Hitam : (+) Lampu depan jauh/dim
Merah-kuning : (+) Lampu depan dekat
Abu-abu : (+) Sein kanan
Hijau : (+) Sein kiri
Biru : (+) Lampu rem
Merah : (+) Lampu belakang
Coklat : (+) Klakson
(Sumber: Freddyanto Basuki, Service Department Marketing Division, PT Kawasaki Motor Indonesia. Buku Panduan Sepeda Motor Kawasaki)

SUZUKI
Hitam-Putih : (-) Massa, berlaku untuk semua negatif
Putih-Merah : (+) Pengisian dari magnet
Kuning-putih : (+) Untuk ke penerangan
Merah : (+) Aki
Oranye : (+) Kunci kontak
Abu-abu : (+) Lampu belakang
Putih-Hitam : (+) Lampu rem
Hijau muda : (+) Sein kanan
Hitam : (+) Sein kiri
Kuning-putih : (+) Lampu depan
Putih–Biru : (+) Koil ke CDI
Biru-Kuning : (+) Pulser ke CDI
(Sumber : Pendi Suryanda, Supervisor Training Instruktur Senior Roda Dua PT Indomobil Niaga International)

Yamaha :
– Merah : Arus beban positif aki(+).
– Hitam : massa untuk semua negatif.
– Hijau Hitam : Output menuju lampu rem.
– Hitam Merah : Output Spull ke CDI “alfa”.
– Putih Merah : Arus pulser CDI.
– Putih Hijau : (-) pulser CDI “alfa”.
– Hijau : Arus penerangan lampu depan/lampu jarak dekat.
– Hijau Tua : Reting/sein kanan.
– Kuning : Lampu jarak jauh.
– Coklat : Arus out put yang keluar dari positif aki menuju kontak dan keluar melalui kontak.
– Coklat Tua : Reting/sein kiri.

Honda :
– Merah : Terminal positif aki(+).
– Hijau : Terminal Negatif aki(+).
– Biru : Lampu Jarak jauh.
– Biru Laut : Sein/reting kanan .
– Biru Kuning : Arus pulser CDI menuju CDI.
– Hitam Putih : Kunci kontak.
– Hitam Kuning : Arus yang masuk ke koil.
– Hijau Kuning : Output lampu rem menuju lampu rem.
– Coklat : Lampu Kota.
– Putih : Lampu Jarak Dekat .
– Orange : Sein/reting kiri.

Bagaimana gaes apakah kalian sadah paham tentang kelistrikan sepeda motor, trimakasih sudah baca blok ini  bila ada salah kata saya minta ma’af.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here