REVIEW AND TEST RIDE YAMAHA V-IXION R 2018 – Yamaha V-Ixion R varian R ini merupakan varian kencangnya dari versi standar. mulai dari mesin, Transmisi, Kaki-kaki, dan masih banyak lagi fitur-fitur yang di berikan dari Varian R ini di bandingkan versi sebelumnya. Yamaha V-Ixion R  ini boleh di bilang lebih mirip teknologinya ke arah Sport Fairing 150 ccnya yamaha R15.

kalo di perhatikan secara sekilas memang tidak terlalu nampak perbedaan yang di tampilkan dari versi sebelumnya. tapi karena V-Ixion R ini menggendong mesin yang jauh berbeda dari yang standarnya, maka beberapa komponen nya pun harus menyesuaikan berbeda dengan versi V-Ixion standarnya.

Versi R ini dibanderol dengan harga Rp 28,8 juta OTR Jakarta atau terpaut Rp 2,8 juta lebih mahal dibanding V-Ixion standar. Tentunya perbedaan harga segitu banyak karena versi R pakai mesin R15 serta fitur-fitur yang enggak ada di versi standar.

REVIEW AND TEST RIDE YAMAHA V-IXION R 2018

Mari langsung saja simak bagian- bagian detailnya seperti apa!

DESAIN

Seperti tangki yang punya ukuran lebih kecil yakni hanya 11 liter, sementara varian standar 12 liter. Lalu undercowl yang bentuknya lebih melengkung, silencer knalpot yang lebih pendek mirip R15. Footstep-nya juga beda, utamanya sebelah kiri, tuas persnelingnya cuma di depan.

Logo di shroud pun beda, V-Ixion R pakai emblem sedangkan tipe standar hanya sticker.  desain mufler yang lebih pendek.

di sektor kaki-kakinya desain pelex agak kecil dengan Desain R15, yakni pakai pelek lebar 2.15 inci dgn ban 90/80 R17. apalagi bagian belakang Desain serta Dimensi sama dengan R15, pelek 4 inci dengan ban 130/70 R17.

di bagian Swing arm nya, menggunakan bahan alumunium dengan bentuk banana, membuat tampilan lebih keren, apalagi saat di liat dari belakang. senhingga motor ini manampilkan kesan berotot. selain tampilanya swing arm ini turut membantu dalam meningkatkan Center of grafity, karena bobot nya ringan.

Posisi Riding Serta HANDLING

Ternyata Spek kaki-kaki yang mirip R15 ini berimbas pada meningkatnya WHEELBASE.  WHEELBASE ini lebih panjang sekitar 25 mm dari V-Ixion standar akan tetapi sedikit lebih pendek dari R15. setelah mencoba posisi riding yang dirasakan ternyata tidak beda jauh dengan posisi riding V-Ixion terdahulunya. apabila sobat punya V-ixion terdahulunya, generasi V-Ixion R ini masih sama persis.

Posisi Setang V-Ixion ini tidak terlalu lebar, bikin badan cenderung agak nunduk dikit, akan tetapi dengan posisi nya yang pas masih terbilang nyaman di kendarai.

Joknya cukup empuk, jok sebenrnya cukup rendah hanya 795 mm sama persis dengan V-Ixion standar. hanaya saja yang sedikit menggangu adalah bagian samping jok depannya bagian body terasa terallu lebar. tentunya agak sedikit mengangkang kaki tester dengan postru 167 cm.

pada posisi footstep cukup nyaman, karena posisi yang agak rendah, membuat kaki  tidak terlalu menyiku.

FITUR

dari spidometernya yang bentuknya sama dengan varian standar tapi beda kelengkapan. dilihat dari panel indikatornya sudah lengkap. mulai dari speedometer sudah full digital dengan sapaan “HI” saat kontak dinyalakan, tahometernya dalam bentuk bar digital, ada indikator Fuel, ada indikator posisi Gear

Info pada speedometer ini cukup komplit, dengan Brightness bisa diatur dalam 6 tingkatan. Yang membedakan spidometer di R dengan varian standar, ada indikator VVA yang menyala di 7.400 rpm. shift light yang nyalanya bisa diatur baik jenis kedipan maupun tingkat kecerahan layarnya.

dibagian setangya ada pass beam menyatu dengan tombol lampu jauh dekat. bagi pengendara yang belum biasa, agak terasa aneh. karena umunya tombol passing lamp ada didepan dan dioperasikan dengan telunjuk.

PERFORMA

Bicara soal performa V-Ixion R ini Dibekali dengan Mesin 4-langkah 155 cc SOHC 4 Valve luquid Cooled dengan teknologi VVA yang mampu menghasilkan  tenaga maksimalnya di angka14,2 kW atau 19dk di 10.000rpm dan torsi yang diberikan mesin V-Ixion R ini sebesar 14,7Nm di 8500 rpm

pasti sobat bertanya tanya apa itu VVA sih? jadi VVA itu singkatan dari Variable Valves Actuation. VVA ini merupakan mekanisme elektris yang mengatur bukaan profil kem secara variabel. teknolignya mirip-mirip katup variabel di mobil. Saat putaran mesin menyentuh 7.400 rpm, ECU secara otomatis memerintahkan VVA bekerja dengan cara menggeser pin yg digerakkan oleh selenoid untuk mengunci low rocker arm agar bergerak seirama dgn high rocker arm.

yang menjadi perhatian lagi adalah teknologi assist and slippery clucth yang ada pada generasi V-Ixion R ini membuat feeling berkendara terasa lebih halus. baik dari akselerasinya maupun deselerasinya, semua terasa halus.

KONSUMSI BAHAN BAKAR

Dibekali  mesin 155 cc SOHC dengan VVA ternyata membuat Vixion R mampu terdongkrak dari segala lini. Dipakai sejauh hampir 100 km dengan meminum bahan bakar Pertamax, di berbagai kondisi jalan mulai dari macet sampai jalanan kosong, masih bisa dapat 40km/liter.  membuat motor ini benar benar irit soal BBM.

DATA SPESIFIKASI

Tipe mesin : Liquid Cooled 4-Stroke, SOHC, 4 Valve, VVA

Kapasitas : 155,1 cc

Bore x Stroke : 58 x 58,7 mm

Rasio kompresi : 11,6:1

Tenaga : 19 dk / 10.000 rpm

Torsi : 14,7 N.m / 8.500 rpm

Transmisi : 6-speed, return with Assist & Slipper Clutch

P x L x T : 1.950 x 720 x 1.025 mm

Wheelbase : 1.320 mm

Berat : 131 kg

Tinggi jok : 795 mm

Ground clearance : 165 mm

Kapasitas tangki : 11 liter

Tipe rangka : Deltabox

Suspensi depan : 33 mm telescopic fork

Suspensi belakang : Monocross

Ban depan : 90/80-17M/C 48P

Ban belakang : 130/70-17M/C 58P

Rem depan : Disc brake

Rem belakang : Disc brake

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here