Test Ride Review BENELLI TNT 135 2018 – Kebayang kan kalo motor Naked Sport pabrikan italy itu pasti besar – besar, desainnya yang cantik serta performanya yang kenceng.

kali ini saya akan mereview motor naked italy yang  ukurannya  ternyata kecil, tapi dia bisa kasih pengalaman berkendara yang gak kalah asik dengan motor-motor yang kapasitasnya lebih besar. penasaran seperti apa motornya? serta apa yang menarik dari motor yang berukuran kecil ini?

ini dia kelas motor sport naked mini di indonesia, BENELLI TNT 135 atau kepanjangannya Tornado Naked T135. motor yang di perkenalkan pertengahan tahun 2017 ini di indonesia bisa dibilang kompetitornya tidak terlalu banyak. misalnya dari kawasaki itu ada Z125 Pro serta Kawasaki KSR. tapi Beneli TNT 135 ini memiliki Keunikan tersendiri dibandingkan motor-motor sport naked lainnya.

agar dapat bersaing dengan kompetitornya dari pabrikan besar, Benelli merancang TNT 135 dengan beberapa point menraik. apa saja hal menraik serta hasil tes lengkap dari benelli TNT 135 saat di gunakan dijalanan ibu kota?  mari kita simak ulasan di bawah ini.

DESAIN

dia menggabungkan elemen-elemen desain dari motor naked eropa. misalkan pada area buritannya dia mirip dengan MV agusta Brutale, tidak cuman model buntutnya saja namun desain lampu belakang serta lampu seinnnya.

di bagian knalpotnya pun mirip dengan model knalpot yang bertumpuk serta lancip di ujungnya sperti bambu runcing. apalagi dia menggunakan sepakbor yang juga menjadi tempat plat nomor yang menepel di lengan ayun. makin mirip bagian belakangnya dengan MV agusta Brutale 800 dragster.

selanjutnya di bagian rangka juga menggunakan model trellis dengan pipa baja di lebur, juga di lapis cat berwarna merah makin mengesankan motor italy banget.

untuk warna sendiri Benelli TNT 135 ini sudah menggunakan striping opsional, yang mana aslinya warnanya polos hanya ada tulisan benelli dan logo TNT 135 saja. dengan menggunakan striping ini terlihat sangat esklusif, meskipun agak sedikit ramai di pandang.

lanjut ke area tengahnya tangki  Benelli TNT 135 ini kapasitas cukup besar untuk kelas motor naked mini sekitar 7.2 liter. desainya mirip dengan KTM Duke 250, terutama di area depannya. dibagian tutup tangki menggunakan model rata, sayangnya bila tutupnya dibuka tidak ada engselnya

yang orisinil dari Benelli TNT 135 ini adalah pada bagian depanya. area depan TNT135 ini bisa di bilang agresif banget.  tidak cuma desain lampunya yang sangar tapi di bagian lampunya sudah menggunakan Muliti LED dengan lensa projektor kesannya seperti predator  dengan daya total 12 watt. lebih irit dibandingkan lampu halogen biasa.

selain itu lampu seinya juga sudah menggunakan LED juga depan dan belakangnnya. jadi kelihatan canggih. cahaya lampunya juga makin fokus karena menggunakan system projektor dibandingkan dengan lampu lefrektor biasa.

Test Ride Review BENELLI TNT 135 2018

Fitur

untuk panel instrumenya  modelnya cukup besar, bagian tachometer masih analog. tetapi ada panel LCD yang menampilkan informasi bahan bakar speedometer. adajam digital lalu trip A dan B yang dapat diakses dengan menekan tombol disebelah takometer paling atas.

di bagian setang kanan ada tombol engine swict, lalu ada tombol lmapu hazard, serta engine stater. dibagian kiri ada tombol passing lamp, tombol lampu jauh dekat, tombol sein, serta tombol klakson.

KAKI-KAKI

dibagian ini tampak kaki-kakinya sangat kekar sekali, terutama bagian suspensi depan  dengan diameter 41 mm Upside Down. untuk peleknya lumayan lebar dengan ukuran 3 inci ring 12 untuk bagian depan serta 3,5 inci ring 12 untuk bagian belakang.

menggunakan ban ukuran 120/70-ZR12 untuk bagian depan dan 130/70-ZR12 bagian belakang. utnuk bagian belakangnya memiliki suspesi monosok. spesial untuk TNT135 sudah menggunakan exel slider dibagian depanya. ini berfungsi untuk melindungi ass roda saat terjatuh.

untuk suspensi belakang sebenearnya tidak terlalu center namun aga ke sebelah kiri posisinya. suspensi ini dapat di stel prelodnya ada 5 tingkatan

untuk bagian penahan lajunya depan belakang sudah menggunakan cakram dengan silnge disk brake diameter 220 mm kaliper  dual piston di bagian depan serta singel disk 190 dengan kaliper single piston untuk bagian belakangnnya.

Performa

pada bagian dapur pacu Benelli konstruksi mesinya berdiri khas motor sport, dengan sistem SOHC 4 – klep dan menggunakan 2 busi Bosch A7RC. sudah mengunakan sistem injeksi yang membuat tenaga mencapai 13 dk / 9000 rpm dan torsi 10,8 NM di 7000 rpm.

terasa rensponsif mesinya saat menggapai kecepatan 60km/jam dari nol yang hanya membutuhkan waktu 5,9 detik dari hasil Racelogic. namun ada jeda saat mesin berputar antara 5000 rpm.

kecepatan maksimum yang dihasilkan Benelli TNT135 ini tercatat 115 km/ jam. dand i racelogic hanya 106,0 km/jam. itu lebih dari cukup karena hanya di khususkan riding dalam kota.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here