Kawasaki W800 First Ride Review – Tampang klasik tampak langsung terlihat tidak ada lagi ciri-ciri motor sport di motor ini. mulai dari tangkinya, jok nya dan sebagainya. joknya sangat rendah, jadi buat anda yang tidak terlalu memiliki postur tinggi pun dirasa menungganginya dengan mudah karena joknya hanya 790 mm jaraknya dari tanah.

tetapi anda harus ekstra hati-hati jangan terlalu meremehkan motor ini karena kelihatannya aja enteng karena tidak terlalu tinggi. tapi motor ini memiliki bobot 217 Kg dengan wheelbase 1,465 mm. mungkin karena bobot motor ini yang sangat berat anda harus ekstra hati-hati,

apalagi dengan mesin yang berkapasitas 800cc kawasaki menyebutnya mesin vertikal twin. mesin ini memiliki 2 silinder tegak lurus ke atas 2 silinder segaris. dia mempunyai konfigurasi katup SOHC, 8 klep. yang menariknya lagi motor ini tidak menggunakan rantai keteng, tidak pakai timing belt tetapi menggunakan as, as nya ini ada di sebelah kanan mesin.

kalau anda menyangka ini mirip seperti Harley yang menggunakan pushrock di kawasaki ini bukan push rock melainkan as dimana ia diputar menggunakan crange save dan akan memutar can save di atasnya.

mesin ini kapasitasnya  773cc dengan tenaga sekitar 47 dk / 6500 rpm. yang menarik adalah torsinya. motor ini bukan motor sport. lagi-lagi ini adalah motor klasik jadi anda bisa merasakan tendangan torsi yang sangat  kuat yakni 67 Nw jauh diatas tenaganya dan torsi ini sudah terasa sejak di Rpm yang sangat rendah.

saya membawa motor ini hanya untuk tanjakan-tanjakan bahkan di posisis gigi 3 dan 4 cukup di 2000 rpm sangat luar biasa.

Kawasaki W800 First Ride Review

selain mesin yang klasik juga pada bagian sektor kaki-kakinya, jadi jangan harap anda bisa menemukan garpu depan upside down. karena ini adalah garpu telescopic yang bentuknya sangat klasik. di padu dengan pelek jari-jari dibelakang pun tidak ada mono shock, yang ada double shock. dengan mesin 2 silinder maka di bagian knalpotnya pun ganda.

motor ini mencerminkan motor yang klasik. jadi apabila anda memiliki hasrat ingin memiliki motor bergaya yang scramble cafe racer atau tracker  motor ini juga bisa menjadi bahan yang sangat menarik. karena harganya juga sangat cukup murah sekitar 250 jt.

dengan postur rata-rata orang indonesia pun motor ini sangat cukup nyaman di tunggangi. apalagi dengan tangki model tear drop yang bentuknya menyempit kebelakang kapasitas tangki ini 14 liter dengan sistem bahan bakar fuel injection dengan sistem pengapian nya digital.

motor ini tidak memiliki fuel indikator, jadi saat mengendarai motor ini pun harus tau takaran bensin saat mengendarai

tidak banyak yang anda lakukan selama perjalanan mengendarai Kawasaki W800 ini. dengan gaya klasik memang tidak banayak fitur yang ditanamkan dalam motor yang bermesin 2 silinder segaris ini. tidak ada speedometer canggih dengan layar LCD apalagi TFD tidak ada riding mode juga tidak ada abs, memantau speedometer juga analog hanya satu-satunya digital hanya oddometer saja.

pada bagian saklar saklarnya pun tidak ada yang canggih malah kesan klasik sangat kentara sekali. hanya ada setelan tuas kopling dan rem saja yang bisa anda atur disni. spion pun tingggi bergaya klasik dipadu dengan tampilan crom yang di lengkangpi bemper karet dibawahnya.

begitu juga lampu lampu sangat klasik bentuknyatanpa adanya kehadiran teknologi LED. kesan klasik juga menjalar keseluruh tubuh motor misalnya ada gantungan helm disebelah kiri motor yang bisa dibuka dengan kunci kontak. untuk membuka jok ada satu lubang kunci lagi di sebelah kiri. sementara di belakang shock breker ada semacam batang kecil pengait khas motor klasik.

di bagian dalam joknya ada semacam seling untuk pengait helm atau barang ketika anda sedang berkendara ataupun parkir

 ada dua varian W800 yang ada di indonesia yakni varian spesial edition dengan nuansa hitam di knalpot pelek, tromol dan mesin dan juga shockbreaker depan. untuk varian ini di brandol dengna harga Rp 251 jt. sedangkan untuk varian standar lebih ke nuansa crom pada detail komponennya dan dijual lebih murah dari varian limited edision hanya selisih Rp 1 jt saja.

kecanggihan yang terasa hanya pasokan injeksi bahan bakar saja bukan carubrator. teknologi ini sudah sangat terasa saat menghidupkan motor dan langsung langsam bunyinya pun khas suara motor klasik. tidak ada lengkingan suara mesin di tenaga putaran tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here